Review “Die Hard” Fans iPhone Di Indonesia

Pengguna iPhone di Indonesia berasal dari berbagai kalangan. Kebanyakan berawal dari kecintaan mereka pada produk Apple.

Bagi pengguna iPhone ‘unofficial’ di Indonesia, kepercayaan pada produk Apple bisa mengalahkan segalanya. Mereka rela membeli ponsel tanpa garansi gara-gara sudah jatuh cinta pada produk pabrikan yang terkenal dengan logo buah apel tergigit itu. Seperti apakah perasaan mereka ketika menggunakan ponsel iPhone, Hanjawarcell telah merangkumnya untuk anda dan berikut penuturannya:

Syamsul Arif Rakhmadani (konsultan di Indo Pacific Edelman)

Kenapa membeli iPhone?

Rasa penasaran yang tinggi, jatuh cinta hanya karena melihat iklan dan infonya di website. Dibela-belain membeli iPhone versi unlocked 8Gb dengan menitip adiknya yang ada di Perth Australia pada Desember 2007 lalu.

Tidak takut ada masalah karena bukan barang resmi?

Takut sih ada dan jadi dilema ketika awal mau beli. Tapi saya sudah menggunakan produk Apple sebelumnya seperti iMac dan iPod video. Rasa penasaran mengalahkan prioritas jaminan pasca penjualan. Nama Apple yang membuat saya percaya

Seberapa sering menginstal aplikasi-aplikasi iPhone?

Sering. Pertama pasang installer dan berburu aplikasi yang kira-kira saya butuhkan

Kesan menggunakan iPhone?

Hampir tak pernah hang saat membuka aplikasi. Mungkin karena manajemen memori yang bagus

Akan membeli iPhone terbaru kalau masuk ° resmi ke Indonesia?

Kalau spek-nya seperti sekarang, tidak tertarik. Tapi kalau sudah 3G atau 3,5G, saya mau ° menabung dari sekarang.

Titus TH Purnomo (knowledge management & e-learning Telkomsel)

Kenapa membeli iPhone?

Pertama kali saya tertarik iklan iPhone di www.apple.com. Pada dasarnya saya memang menyukai produk-produk buatan Apple. Saya juga dulu pakai iPod, iMac, dan sekarang Mac Pro.

Tidak takut ada masalah karena bukan barang resmi?

Ketertarikan awal saya sebenarnya ingin punya satu gadget yang bisa untuk musik dan bisa browsing enak, sekaligus bisa buat nelpon. Dan itu semua ada di iPhone. Tidak terlalu masalah soal garansi pasca pembelian.

Seberapa sering menginstal aplikasi-aplikasi iPhone?

Sering. Biasanya saya menambahi koleksi untuk game directory dari installer yang sudah ada.

Kesan menggunakan iPhone?

Setelah menggunakan iPhone, smartphone lain terasa tak smart lagi. Apalagi iPhone termasuk bandel, karena pernah jatuh dari lemari, fungsinya tetap berjalan baik meski fisiknya ada sedikit goresan.

Akan membeli iPhone terbaru kalau masuk resmi ke Indonesia?

Saya harus tukar kalau sudah ada iPhone yang 3G/3.5G. Soalnya saya suka banget browsing, jadi saya rasa akan jadi lebih cepat. Apalagi jarak rumah di Cibubur ke kantor sangat jauh dan sering menggunakan shuttle bus, browsing internet cepat bisa membantu agar tidak cepat bosan di perjalanan

Renaldo (Ronald) (pengusaha di Kelapa Gading)

Kenapa membeli iPhone?

Penasaran karena lihat booming-nya produk ini di Amerika. Saya memiliki iPhone sejak Desember 2007 membeli di situs lelang e-bay.

Tidak takut ada masalah karena bukan barang resmi?

Sudah tertarik dengan Apple sebelumnya. iPhone totally touchscreen, dan maksimal digunakan untuk hiburan. Saya membeli ponsel berdasarkan fungsinya dan iPhone memberikan semua hal itu.

Seberapa sering menginstal aplikasi-aplikasi iPhone?

Jarang. Tapi untuk update version-nya pasti saya lakukan.

Kesan menggunakan iPhone?

Pertama kagok, terutama saat SMS sambil bermobil. Tapi untuk internet-an, iPhone saya kira memberi pengalaman terbaik. Google Map-nya juga berfungsi dengan baik sehingga sangat membantu navigasi.

Akan membeli iPhone terbaru kalau masuk resmi ke Indonesia?

Belum tertarik.

Tjhia Linawati (finance and admin officer di PaySetter Inc)

Kenapa membeli iPhone?

Pertama suka bentuknya, kayaknya keren dibanding yang lainnya. Karena finger touch screen belum pasaran banget pada waktu itu. Dan saya beli juga karena awalnya pengen ganti ponsel. Saya beli iPhone November 2007 dengan cara menitip teman yang tinggal di Amerika.

Tidak takut ada masalah karena bukan barang resmi?

Iya pasti. Makanya, sebelum membeli, saya sudah cari info dulu di Yahoo Groups id-iphone. Dan dari yahoo groups itu kayanya yang mau memberi informasinya. Bahkan kalau ada masalah, seperti installer hilang mereka bisa membantu menginstalnya lagi.

Seberapa sering menginstal aplikasi-aplikasi iPhone?

Jarang, soalnya sibuk. Tapi prinsipnya saya bisa menginstal sendiri karena
cukup mudah. Saya sering menambahi aplikasi seperti kamus, games, dan untuk SMS.

Kesan menggunakan iPhone?

Menyenangkan, tak pernah hang meski buka banyak aplikasi. Bandel, karena iPhone saya sudah pernah terjatuh dari tempat tidur, fisik hanya tergores sedikit tapi tetap berfungsi dengan baik.

Akan membeli iPhone terbaru kalau masuk resmi ke Indonesia?

Nggak. Karena masih sayang dengan iPhone yang sekarang saya punyai.

Putri Raharatna (program development head Creative Indigo)

Kenapa membeli iPhone?

Tertarik dengan fungsi internetnya, karena itu yang sering dipakai. Saya membeli iPhone Januari lalu melalui ibu saya yang tinggal di Amerika.
Tidak takut ada masalah karena bukan barang resmi?

Saya sih mikirnya belinya nggak disini. Jadi kalau ada masalah atau kerusakan saya akan kirim lagi ke ibu saya, dan bisa dibenerin disana. Belinya di toko resmi, nanti pas dikirim ganti lagi ke AT&T

Seberapa sering menginstal aplikasi-aplikasi iPhone?

Sesekali. Terutama untuk fitur SMS, karena yang ada tidak bisa untuk forward. Saya suka tampilan SMS di Apple karena mirip chatting, cuma susahnya kalau SMS sambil menyetir mobil.

Kesan menggunakan iPhone?

Masih kurang familiar. Susahnya kalau mau import foto dan musik harus lewat iTunes. Kirim foto dari ponsel selain iPhone tidak bisa. Dari ponsel yang dulu masih enakan iPhone, tapi saya harus membiasakan diri lagi.
Akan membeli iPhone terbaru kalau masuk resmi ke Indonesia?

Nggak. Tapi suami saya yang ingin membeli iPhone kalau sudah 3G/3.5G.

 

 

 

 

 

 

Please follow and like us:
error